
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
Bestprofit JAKARTA - Perusahaan investasi milik Warren Buffett,
Berkshire Hathaway telah membeli 700 juta saham Bank of America sebesar
USD7,14 atau sekira USD5 miliar. Investasi ini pun membuahkan hasil,
setelah salah satu bank terbesar di Amerika tersebut berencana
memberikan dividen.
Bank of America berhasil melewati ujian kedua dari dua stress test
tahunan yang dilakukan oleh Federal Reserve. Bank of America berencana
menaikkan dividen tahunannya 60% menjadi 48 sen per saham atau 12 sen
per kuartal.
Dengan harga saham Bank of America saat ini, pembagian dividen
tersebut diperkirakan akan menghasilkan keuntungan USD11,7 miliar atau
sekira Rp152,1 triliun jika mengacu kurs Rp13.000 per USD, bagi Buffett
di atas kertas.
Investasi Berkshire di Bank of America dimulai pada 2011. Kala
itu, mereka menginvestasikan USD5 miliar di saham Bank of America, yang
sedang berjuang dengan banyak masalah hukum setelah krisis subprime mortgage.
Saham preferen membayar dividen tahunan 6% atau USD300 juta. Dengan
dividen sebesar 44 sen, Berkshire diperkirakan akan mendapatkan USD336
juta per tahun.
Menurut FactSet, Berkshire juga akan menjadi pemegang saham
terbesar Bank of America, melebihi Vanguard, yang menguasai 6,6% sekira
652.000 saham. Buffett juga belum sering berbicara tentang saham Bank of
America. Di masa lalu, Berkshire mengindikasikan kemungkinan tidak akan
melaksanakan waran sebelum batas waktu 2021.
Dengan adanya waran dari Bershire ini telah menaikkan kepercayaan investor terhadap Bank of America yang berencana melakukan buyback.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar