
PT BESTPRORFIT FUTURES MEDAN
PISCO - Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh
Alejandro Ramos Martinez bahwa pekerjaan yang ia tekuni akan membuatnya
mengalami hal yang aneh. Pria yang bekerja menjadi nelayan di Peru ini
terkejut ketika tubuhnya secara perlahan-lahan menggelembung layaknya
sebuah balon.
Ternyata hal ini bermula dari sebuah kesalahan yang tak sengaja
ia lakukan. Suatu hari Martinez yang tengah menyelam untuk menangkap
ikan terburu-buru naik ke darat. Ternyata hal tersebut berakibat fatal
yakni menyebabkan nitrogen terlarut dalam darahnya lalu kemudian
membentuk gelembung.

Melansir Metro, Kamis (7/9/2017), Martinez disebut menderita
penyakit dekompresi dan merupakan salah satu penyakit paling ditakuti
oleh para penyelam. Gejala penyakit ini yaitu meliputi persendian
membengkak, timbul bintik pada tubuh, kulit gatal, sakit kepala, batuk,
pusing dan mual.
Penyakit ini diketahui bisa menyebabkan kerusakan otak dan memicu
kelumpuhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, dalam kasus Martinez
ini gelembung nitrogen ditemukan terjebak di sekitar otot-otot tubuhnya.
Dokter menyatakan, bahwa kasus Martinez ini tergolong unik sehingga
para dokter masih mempelajari dan meneliti kasus langka tersebut.

Martinez kini menjalani perawatan oksigen dengan masuk ke dalam
tangki bertekanan. Seorang dokter yang menangani Martines di Rumah Sakit
San Juan de Bios, Miguel Alarcon, menyatakan bahwa ia dan rekannya
sesama dokter telah berhasil mengurangi kadar nitrogen di sistem tubuh
Martinez sekira 30 %.
Akibat penyakitnya ini, Martinez mengalami kesulitan berjalan dan
menderita hirpetensi parah. Hal ini kemudian membuatnya tak bisa
bekerja seperti sedia kala. Sayangnya tidak jelas hal apa yang membuat
Martinez naik dengan cepat ke permukaan saat menyelam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar