
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Intel sudah
enam bulan tak punya CEO sejak ditinggal Brian Krzanich. Dalam proses
pencarian CEO barunya, salah satu orang yang diincar Intel adalah SVP
hardware technologies Apple Johny Srouji.
Berdasarkan laporan Ina
Fried, Srouji ada dalam daftar orang yang diincar Intel untuk menjadi
CEO-nya. Sementara sebelumnya Bloomberg pernah menyebut tiga nama besar
yang sempat masuk ke dalam daftar tersebut. BEST PROFIT
Mereka adalah mantan
CEO Motorola Sanjay Jha, dan dua orang eksekutif Intel yaitu Anand
Chandrasekher (mantan presiden Qualcomm), dan Renee James, demikian
dikutip dari Business Insider. PT BESTPROFIT
James sendiri saat ini menjadi CEO di perusahaan chipnya sendiri yang
bernama Ampere. Ia disebut membangun perusahaan tersebut dari bawah, dan
disebut bahagia bekerja untuk dirinya sendiri untuk saat ini, sementara
kandidat yang lain disebut menolak tawaran Intel tersebut. PT BEST PROFIT
Sementara
Srouji disebut adalah sosok yang jenius, dan Intel akan sangat
beruntung jika mereka berhasil meminang Srouji. Ia adalah bos di
pengembangan chip internal Apple, dan sukses menghilangkan
ketergantungan Apple dari Intel. BESTPROFIT FUTURES
Salah satu hasil kerja Srouji adalah rencana Apple yang akan
meninggalkan chip Intel untuk perangkat Mac pada 2020 mendatang. Meski
sebenarnya rumor tersebut sudah beredar sejak lama dan belum terjadi
sampai saat ini. BEST PROFIT FUTURES
CEO Intel sebelumnya disebut kurang berhasil
dalam memimpin perusahaan pembuat chip tersebut. Intel gagal memenuhi
target produksi massal untuk sejumlah chipnya, dan termasuk belum bisa
menerapkan pabrikasi chip teranyar untuk produk buatannya.
Krzanich
mengundurkan diri dari Intel pada Juni lalu setelah ia ketahuan sempat
berselingkuh dengan seorang karyawannya. Saat ini Intel dipimpin oleh
CEO sementara, yaitu Bob Swan, yang juga adalah CFO Intel. PT BESTPROFIT FUTURES
Srouji
sendiri sebenarnya adalah mantan karyawan Intel, di mana ia pernah
bekerja di fasilitas Intel di Israel sejak 1990 sampai 2005. Namun
banyak yang menyebut Intel akan sulit untuk menarik Srouji kembali,
bahkan untuk posisi tertinggi di Intel sekalipun. PT BEST PROFIT FUTURES
Pasalnya Srouji
dikabarkan adalah salah satu anak emas di Apple. Perusahaan asal
Cupertino, AS, itu baru-baru ini memberikan kenaikan gaji besar bagi
Srouji untuk mempertahankan agar ia tak pindah ke perusahaan lain.
Srouji,
yang bergabung ke Apple pada 2008, mendapat saham terbatas Apple
senilai USD 10 juta saat ia dipromosikan menjadi SVP hardware
technologies. Saham itu baru bisa dicairkan setelah empat tahun. BESTPRO
Namun
sebelum masa empat tahun itu terlewati, Apple menambah jumlah saham
terbatasnya itu menjadi dua kali lipat. Srouji mendapat kompensasi
sebesar USD 24,1 juta pada 2017, yang membuatnya menjadi eksekutif
dengan gaji terbesar kedua setelah bos ritel Apple Angela Ahrendts. PT BESTPRO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar