PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki tenaga untuk kembali
melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa
(14/7/2020).
Pada awal pekan ini, IHSG menguat 0,66% pada penutupan perdagangan Senin kemarin ke posisi 5.064,44 poin dengan nilai transaksi Rp 6,27 triliun dengan volume 7,77 miliar unit saham. Adapun, frekuensi perdagangan sebanyak 583,949 kali. PT BEST PROFIT
Riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, ada sejumlah katalis yang perlu dicermati pasar, antara lain mengenai proyeksi mengenai ekonomi di kuartal kedua akan cukup tertekan karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). PT BESTPRO
Tertekannya perekonomian di kuartal kedua, terindikasi dari Survei Bank Indonesia mengenai kegiatan dunia usaha mengalami penurunan pada kuartal kedua 2020. BESTPRO
Pada awal pekan ini, IHSG menguat 0,66% pada penutupan perdagangan Senin kemarin ke posisi 5.064,44 poin dengan nilai transaksi Rp 6,27 triliun dengan volume 7,77 miliar unit saham. Adapun, frekuensi perdagangan sebanyak 583,949 kali. PT BEST PROFIT
Riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, ada sejumlah katalis yang perlu dicermati pasar, antara lain mengenai proyeksi mengenai ekonomi di kuartal kedua akan cukup tertekan karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). PT BESTPRO
Tertekannya perekonomian di kuartal kedua, terindikasi dari Survei Bank Indonesia mengenai kegiatan dunia usaha mengalami penurunan pada kuartal kedua 2020. BESTPRO
Sementara itu, analis BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar memaparkan, saat ini IHSG menunjukkan momentum bullish (naik). Ini didukung indikator teknikal seperti Stochastic, MACD yang menunjukkan IHSG berada di fase akumulasi tren bullish. BESTPROFIT
Dia memperkirakan, selama IHSG bergerak di atas level 4.747, maka volume akan meningkat. BNI Sekuritas memperkirakan, IHSG akan bergerak pada support (batas bawah) 5.042/4.996/4.942/4.897 dan resistance (batas atas) 5.089/5.111/5.139/5.200. PT BESTPRO
Satu sentimen pada pagi ini datang dari Singapura. Negeri Singa ini resmi masuk ke jurang resesi. Data yang ditunjukkan Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, mengonfirmasi hal ini, Selasa (13/7/2020) pagi waktu setempat. BEST PROFIT FUTURES
Ekonomi Singapura mengalami kontraksi 41,2% di kuartal-II 2020 jika dibandingkan dengan kuartal-I 2020 (qtq). Ini lebih dalam dari survei Reuters 37,4%. PT BEST PROFIT FUTURES
Tidak ada komentar:
Posting Komentar