PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Massa buruh dari FSP LEM SPSI meminta kepada kepolisian agar difasilitasi untuk demo di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka hendak menyampaikan surat dan kajian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Hari
ini kami aksi lanjutan tanggal 6, 7, 8 Oktober, sekarang kita menolak
UU Cipta Kerja karena kasat mata prosedur, proses, sampai terjadinya UU
tidak mencerminkan jiwa Pancasila, tidak ada proses musyawarah dan
mufakat. Kami meminta kepada Presiden, kita akan mengirimkan surat hari
ini dengan lampirannya. Kita minta Presiden mengeluarkan Perppu
pembatalan UU Cipta Kerja," kata Ketum FSP LEM SPSI Arif Minardi di
simpang Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2020). PT. BPF
Arif
berharap massa buruh bisa bergerak ke depan Istana dan menemui Presiden
Jokowi. Mereka telah menyiapkan surat dan kajian yang menolak omnibus
law UU Cipta Kerja. PT. BPF MEDAN
"Kita
akan melakukan aksi-aksi terus sampai UU Cipta Kerja dicabut melalui
Perppu. Presiden kita sudah siapkan surat dengan lampirannya dengan
analisanya. Kita sudah siapkan. Kronologis dan kajian lengkap
mudah-mudahan Presiden bisa membaca termasuk pertemuan tim-tim yang
dikatakan mereka bahwa sudah berbicara dengan buruh itu semuanya hanya
formalitas bukan seperti diskusi," ujar Arif. BESTPRO
Arif mengatakan ada sekitar 5.000 massa yang hadir di Patung Kuda. Mereka awalnya melakukan long march dari Tugu Tani. BEST PROFIT FUTURES
Tidak ada komentar:
Posting Komentar