PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Pergerakan harga emas Antam atau logam mulia diramal akan terus mengalami penurunan. Hal itu dikarenakan sentimen positif untuk pemulihan ekonomi lewat vaksinasi yang mulai gencar dilakukan.
Jika dilihat dari harga emas Antam
hari ini turun Rp 9.000 dari posisi kemarin ke level Rp 915.000 per
gram. Namun harganya telah turun Rp 150.000 per gram dari posisi
tertinggi Rp 1.065.000 per gram di 7 Agustus 2020. PT. BPF MEDAN
"Emas
ini memang trennya lagi penurunan. Kalau seandainya menguat itu
penguatan terbatas kemudian dia jatuh. Yang mempengaruhi emas mengalami
pelemahan salah satunya vaksinasi yang terjadi saat ini di beberapa
negara termasuk Inggris, Eropa dan Amerika," kata Direktur TRFX Garuda
Berjangka, Ibrahim Assuaibi kepada detikcom, Selasa (9/3/2021). PT. BPF
Diprediksi harga emas global
di pasar spot akan terus mengalami penurunan sampai level US$ 1.600 per
troy ounce (toz) yang saat ini berada di level US$ 1.676 per toz. Dalam
setiap troy ounce sama dengan 31,103 gram emas, sehingga level
terendahnya sekitar Rp 840.836 per gram dengan asumsi kurs Rp 14.400. BESTPRO
Setelah
terjerembab atau menyentuh level terendah itu pada Maret-April 2021,
kata Ibrahim, harga emas akan kembali naik secara bertahap. PT BESTPRO
"Kemungkinan
besar emas ini akan turun dan akan terjerembab di level US$ 1.600-an
per troy ounce dan setelah itu baru akan kembali rebound. Kemungkinan
besar akan terjadi kalau nggak bulan ini mungkin April. Tapi kemungkinan
besar di bulan Maret ini akan terkena di US$ 1.600-an per troy ounce,"
tuturnya. PT. BESTPROFIT
Hal
yang sama juga dikatakan oleh Analis Komoditas, Ariston Tjendra. Tren
penurunan harga emas dikarenakan adanya prospek pemulihan ekonomi yang
ditandai dengan kehadiran vaksinasi. BEST PROFIT FUTURES
Tidak ada komentar:
Posting Komentar