
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan pemerintah tak ingin cuma jadi regulator dalam menggenjot perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, pemerintah kini telah berperan sebagai fasilitator hingga akselerator.
Sebagai
fasilitator, kata Rudiantara, pihaknya telah menggenjot pembuatan
infrastruktur yang dapat membantu perkembangan ekonomi digital.
Khususnya konektivitas internet di Indonesia, yang disebutnya belum
merata. BEST PROFIT
"Kita disini sudah bisa enjoy 4g 7mb/s. Tapi saudara kita
di Timur sana 300kb/s dan mereka mesti bayar lebih mahal per
megabite-nya," kata Rudiantara dalam diskusi Regional Investment Forum
(RIF) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Senin (11/3/2019). PT BESTPROFIT
Menurutnya, untuk itulah pemerintah menggenjot proyek Palapa Ring. Rudiantara ingin agar semua daerah di pelosok Indonesia bisa terkoneksi dengan internet. PT BEST PROFIT
"Itulah
mengapa kita fasilitasi membuat Palapa Ring. Project Palapa Ring untuk
memastikan semua daerah bisa terkoneksi dengan broadband, ini adalah
salah satu fasilitas berupa infrastruktur yang kita bangun," ujarnya. BESTPROFIT FUTURES
Tak Ingin Cuman jadi Regulator
Terkait Palapa Ring, Paket Barat dan Tengah sudah komplet Indonesia
Barat sejauh 2.275 km dan Indonesia Tengah sepanjang 2.995 km. BEST PROFIT FUTURES
Yang
terakhir, di Indonesia Timur sepanjang 6.678 km yang kini masih 94,27%
pembuatannya dan ditargetkan selesai Juni 2019. PT BESTPROFIT FUTURES
Selain sebagai
fasilitator, kata Menkominfo, pihaknya juga ingin menjadi akselerator
bagi para pegiat industri ekonomi digital. Salah satunya adalah dengan
mendukung dan membantu fasilitas Online Single Submission (OSS). PT BEST PROFIT FUTURES
"Kita
mempersingkat pengurusan lisensi yang panjang di sektor kita. Salah
satunya adalah drngan mendukung Pak (Thomas) Lembong (Kepala BKPM) dalam
menjalankan OSS. Dengan OSS lisensi akan lebih mudah dibuat," tutur
Rudiantara. BESTPRO PT BESTPRO
Sumber : inet.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar