PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT -- Ibu dari mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia yang mengalami luka berat saat ikut demo mahasiswa di gedung DPR, Selasa (24/9), Faisal Amir, mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM).Pada kesempatan itu ia meminta Komnas HAM turun langsung menuntaskan kasus yang menimpa putranya. PT BESTPROFIT FUTURES
"Saya
mohon dengan sangat kepada komisioner HAM untuk mengusut tuntas siapa
pelaku kekejaman terhadap Faisal Amir," kata Asma Ratu Agung yang saat
itu didampingi kuasa hukum dan kerabatnya di kantor Komnas HAM, Jakarta
Pusat, Jumat (28/9). PT BEST PROFIT
Ia sedikit bercerita tentang anaknya di hadapan media. Menurut Asma putranya merupakan anak baik dan peduli terhadap sesama. BESTPROFIT
"Makanya saya hadir ke sini untuk mohon pertolongan kalian semua," katanya. PT BESTPROFIT FUTURES
Kuasah
hukum Faisal, Sumadi Atmaja, mengaku sudah berkoordinasi langsung
dengan Komnas HAM agar kasus kekerasan ini dapat terungkap. Bila perlu
dibuat tim khusus yang bertugas mencari fakta soal kasus ini. BESTPROFIT FUTURES
"Kami kawal, dan Komnas HAM juga berjanji akan independen dan mengusut tuntas siapa pelaku," ucap Sumadi. BESTPROFIT
Sumadi menambahkan ada kemungkinan kasus kekerasan yang menimpa Faisal dibawa ke Mabes Polri sebagai langkah hukum lanjutan. PT BEST PROFIT
Pada
kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komnas HAM bidang internal Hairansyah
bilang pihaknya akan mempertimbangkan pembentukan tim pencari fakta
terkait kasus kekerasan yang menimpa Faisal. PT BEST PROFIT FUTURES
Menurut
Hairansyah Komnas HAM tidak hanya akan terfokus pada satu kasus,
mengingat dua mahasiswa Kendari yaitu Himawan Randi (19) dan Yusuf
Qardawi (19) turut menjadi korban. BPF
Dua
mahasiswa ini diduga tewas akibat tertembak polisi yang menjaga aksi
unjuk rasa di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). BESTPROFIT
"Tentu
ini jadi kebutuhan untuk memastikan proses pencarian data dan fakta
secara masif. Supaya bisa mengungkap fakta yang terjadi. Ini yang kami
pertimbangkan. Jadi ada dua peristiwa untuk pendalaman. Apa tim fakta
atau seperti biasa," kata Hairansyah. PT BEST PROFIT FUTURES
Kondisi Faisal
Faisal diketahui menjadi korban kekerasan saat aksi di depan Gedung DPR. Kepalanya diduga ditumbuk berulang kali oleh aparat yang mengawal demo saat itu. Selain luka berat di kepala, bahu kanannya juga patah. PT BESTPROFIT FUTURES
Faisal diketahui menjadi korban kekerasan saat aksi di depan Gedung DPR. Kepalanya diduga ditumbuk berulang kali oleh aparat yang mengawal demo saat itu. Selain luka berat di kepala, bahu kanannya juga patah. PT BESTPROFIT FUTURES
Asma bercerita saat ini kondisi anaknya berangsur membaik. Bahkan sejak kemarin pelan-pelan Faisal sudah bisa diajak bicara. PT BEST PROFIT
Tapi Faisal mengaku tidak ingat saat ditanya soal kronologi yang menimpanya.PT BESTPROFIT FUTURES
"Dia
(Faisal) Kamis pagi sudah bisa bicara, saya gembira sekali. Dia ditanya
dokter nama siapa? Faisal Amir. Tinggal di mana? Di mampang. Kuliah di
mana? Di Al-Azhar. Alhamdulillah terus ditanya Faisal ini siapa? Mama,"
kata Asma. BESTPROFIT
Namun, Asma bilang tempurung kepala Faisal belum dipasang, sebab otaknya masih bengkak. BPF
"Jadi
tengkoraknya disimpan di perut (biar bisa dipasang lagi). Tapi
Alhamdulillah selaput otaknya sudah ditutup, darah sudah dibuang terus
dilapisi sama kulit," kata Asma. BESTPROFIT
"Dia
sudah bisa tersenyum dan tidak minum obat lagi untuk nidurkan dia,
terus (selang) nafasnya sudah dilepas, hanya tinggal diinfus. Kata
dokter satu dua hari ini sudah bisa keluar ICU untuk dipindah ke ruang
perawatan." PT BESTPROFIT FUTURES
Tidak ada komentar:
Posting Komentar